Senkom Pasar Kliwon Tingkatkan Kapasitas Anggota Hadapi Bencana, Tekankan Nilai Pengabdian dan Profesionalisme


Surakarta, Expose — Sekitar seratus anggota Senkom Mitra Polri Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, dengan penuh semangat mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Sinergitas Anggota yang digelar di Aula Masjid Sampangan pada Minggu malam (5/10/2025). Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan teknis, kedisiplinan, serta semangat pengabdian anggota Senkom dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk penanggulangan bencana.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB ini mengusung tema “Peningkatan SDM Senkom Mitra Polri dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dan SAR”, dengan fokus pada pelatihan PB SAR (Penanggulangan Bencana dan Search and Rescue). Materi utama mencakup SOP penebangan pohon darurat, teknik penggunaan gergaji mesin, hingga simulasi evakuasi di lapangan. Seluruh peserta hadir mengenakan seragam khas kaos rescue, menandai keseragaman semangat dan kesiapan mereka.

Ketua Senkom Kota Surakarta, H. Yusuf Erwansyah, A.Md., dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan kunci agar Senkom tetap tangguh dan relevan di tengah masyarakat. “Saya menyadari bahwa anggota Senkom datang dari latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang beragam. Namun, semangat pengabdian kita disatukan oleh tiga klaster utama: keamanan, ketertiban masyarakat, serta kebencanaan. Ketiga klaster inilah yang insyaallah menjadi amal jariyah dan bekal kebaikan di akhirat,” ungkapnya di hadapan peserta.

Menurut H. Yusuf, pengabdian Senkom bukan hanya sekadar tugas sosial, melainkan juga ibadah yang bernilai tinggi. “Rasulullah bersabda, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Maka setiap langkah kita dalam membantu masyarakat — entah saat bencana, menjaga keamanan lingkungan, atau menolong sesama — semuanya bernilai ibadah. Ini amalan yang bisa menjadi penolong di hadapan Allah SWT,” ujarnya penuh makna.

Ia menambahkan bahwa pelatihan seperti ini juga penting untuk memperkuat rasa percaya diri dan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi situasi darurat yang sering kali datang tanpa peringatan. Dengan wilayah Surakarta yang rawan angin kencang dan potensi banjir, kemampuan dasar seperti penebangan pohon tumbang dan penggunaan alat berat menjadi keterampilan yang wajib dikuasai.

Sementara itu, Abdul Baroroh, Koordinator Senkom Kecamatan Pasar Kliwon, mengungkapkan antusiasme besar para anggota dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa. Anggota yang hadir bukan hanya ingin belajar, tapi juga ingin mempererat solidaritas sesama relawan. Ini wujud nyata dari semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi ciri khas warga Pasar Kliwon,” ujarnya.

Ia menilai pelatihan PB SAR kali ini bukan hanya memperkaya keterampilan teknis, tetapi juga mempererat sinergi antaranggota. “Dalam kondisi bencana, yang paling penting adalah koordinasi dan kecepatan bertindak. Melalui latihan seperti ini, kami bisa memahami prosedur yang benar dan membangun kepercayaan satu sama lain,” tambahnya.

Selain pelatihan teknis, acara juga diisi dengan pembekalan nilai-nilai etika dan disiplin organisasi. Para peserta diajak merefleksikan kembali peran Senkom sebagai mitra strategis Polri yang menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Di akhir acara, suasana penuh semangat terasa ketika para peserta melakukan simulasi lapangan penggunaan gergaji mesin untuk menebang pohon tumbang secara aman.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Senkom Pasar Kliwon dalam memperkuat kapasitas anggotanya agar lebih siap menghadapi situasi darurat di masa depan. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan keikhlasan dalam pengabdian, para anggota Senkom diharapkan terus menjadi ujung tombak relawan yang profesional, tangguh, dan berjiwa sosial tinggi di tengah masyarakat. 

Kesiapsiagaan bukan hanya soal alat dan keterampilan, tetapi juga tentang hati yang terpanggil untuk menolong. Semangat yang ditunjukkan anggota Senkom Pasar Kliwon menjadi contoh bahwa pengabdian tanpa pamrih masih hidup di tengah masyarakat modern.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR