Gelar Pengajian Rutin Secara Hybrid, LDII Ajak Warganya Tetap Fokus pada Peningkatan Iman dan Taqwa


Manokwari, Expose -  Ahad 25 Januari 2026/6 Syaban 1447 H LDII Papua Barat gelar pengajian secara hybrid yang diikuti warga LDII se-Kota Manokwari, Dataran Warpramasi, Distrik Bintuni Kota, Distrik Manimeri dan Kota Wasior. Pengajian yang dipusatkan di Masjid Al-Mubarok Fanindi Manokwari ini merupakan pengajian rutin gabungan beberapa kabupaten yang dilakukan setiap bulannya pada setiap pekan ketiga, yang untuk pekan ini jatuh pada ahad (25/01/2026).

Ustadz Edi Susilo ulama LDII Papua Barat dalam penyampaian materi Al-quran bacaan dan makna yang dibawakan mengutip Quran Surat Az-Zukhruf ayat 68 hingga 73, yang menjelaskan tentang kenikmatan surga bagi orang-orang yang bertakwa pada hari kiamat, berisi ungkapan ajakan masuk surga dan kenikmatan di dalamnya seperti makanan dan minuman, serta kehidupan kekal abadi.  

Edi Susilo menambahkan seperti tertulis pada Ayat 72: Watilka al-jannatul-latî ûritstumuhâ bimâ kuntum ta'malûn (Dan demikian itu surga yang diwariskan kepadamu karena perbuatan amal yang telah kamu kerjakan). 

Untuk itu Edi juga mempertegas kepada seluruh warga untuk menetapi dalil "Qu anfusakum wa ahlikum naro", yang artinya jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka.

Untuk bisa masuk surga mungkin bisa digambarkan pada sahabat Urwah Bin Az- Zubair dimana sifat-sifat ahli surga bisa dicontohkan pada dirinya.

Dikisahkan Urwah bin Az-Zubair, murid kesayangan Aisyah, dicoba sakit awalnya ada luka kecil dikakinya namun lama kelamaan membesar, semua tabib sudah mengusahakan sampai pada akhirnya harus diamputasi, sehingga pada hari akan dipotong disarankan untuk minum khomer/arak, agar tidak merasakan sakit namun Urwah tidak mau dikarenakan tidak mau tubuhnya kemasukan arak, kemudian tabib menyarankan untuk dibius namun Urwah berkeinginan menyaksikan langsung (diriwayatkan Imam Malik), pada saat eksekusi karena menahan rasa sakit yang luar biasa akhirnya Urwah pingsan, ketika terbangun proses pemotongan sudah selesai, dan Urwah meminta untuk menghadirkan penggalan kakinya dan berdoa :

1. Kaki ini telah menemani selama 40 tahun lebih, maka ketika diamputasi aku ingin merasakan nikmat yang hilang :

2. Wahai kaki engkau telah membantu aku untuk sholat berjamaah dan berperang ;

3. Wahai kaki ketika dihadapan Alloh SWT engkau akan menjadi saksi bahwa aku tidak pergi ketempat-tempat maksiat.

Senada dengan hal itu KH. Ngatno Ketua Dewan Penasehat LDII Papua Barat dalam nasehat agamanya mengingatkan walaupun mencari surga itu sangatlah susah, namun sejatinya agama ini mudah "addinu yusrun", terbukti bahwa agama ini  dikerjakan oleh siapa saja bisa, mulai dari yang statusnya menganggur sampai pejabat, seandainya kita tidak bisa menetapi bukan agama yang salah akan tetapi kitanya yang tidak mampu untuk menetapi.

Ditambahkan ada tiga  golongan yang tidak bisa masuk surga yaitu mereka yang jihad, mereka yang ahli sodaqoh, meraka yang ahli qori, para pembaca/penyampai, dimana semua diihukumi sebagai pendusta karena mencari pujian, apapun amal sholihnya harusnya niat karena Alloh mencari pahala yang diutamakan, imbuh Ngatno.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR