BOGOR, Expose.com – Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit. Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Way Kanan, Ishak, S.Sos, MH, menghadiri pertemuan strategis yang melibatkan seluruh Kepala Dinas Perkebunan se-Indonesia di Bogor, Selasa (3/3/2026).
Pertemuan nasional tersebut fokus membahas penguatan sarana dan prasarana (sarpras) untuk mendukung program perluasan perkebunan sawit di berbagai daerah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan produktivitas komoditas unggulan nasional.
Tak berhenti di pertemuan seremonial, Kadisbun Way Kanan melanjutkan langkah proaktifnya dengan melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) di Jakarta pada Rabu (4/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ishak diterima oleh pihak Biro Hukum Kementan melalui Bapak Indra, yang kemudian memberikan arahan langsung untuk berkoordinasi dengan Direktur Pabrik Sawit dan Palma.
"Kami tidak ingin hanya menunggu di daerah. Momentum pertemuan di Bogor kami manfaatkan untuk langsung bersilaturahmi ke Kementan guna memastikan usulan sarana prasarana perluasan perkebunan sawit di Way Kanan mendapatkan atensi pusat," ujar Ishak.
Ishak menjelaskan bahwa koordinasi dengan pihak Kementan dan Direktur Palma sangat krusial, terutama terkait teknis pengembangan pabrik dan standarisasi sarpras perkebunan.
"Sesuai arahan dari Biro Hukum dan koordinasi dengan Direktur Palma, kami ingin memastikan bahwa perluasan lahan di Way Kanan diimbangi dengan infrastruktur yang memadai serta akses pengolahan hasil yang efisien bagi petani kita," tambahnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat kucuran bantuan dana maupun program fisik dari pusat, sehingga sektor perkebunan di Kabupaten Way Kanan dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih kuat bagi masyarakat lokal.
Adapun poin utama kegiatan adalah hari di Selasa (3/3): Rakor seluruh Kadisbun se-Indonesia di Bogor terkait Sarpras Perluasan Sawit.
Rabu (4/3): Koordinasi ke Kementan RI melalui Biro Hukum dan Direktur Pabrik Sawit Palma.


