Kejari Way Kanan Dorong Warga LDII Aktif Suarakan Nilai Toleransi


Blambangan Umpu, Expose.com — Kejaksaan Negeri Way Kanan menegaskan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD LDII Way Kanan, Rabu (22/4).

Kepala Sub Bidang Intelijen Kejari Way Kanan, Syech Julian Hartawan, menyampaikan bahwa perbedaan merupakan bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga.

“Perbedaan itu bukan sebuah penyakit,” tegasnya di hadapan sekitar 200 peserta Musda.

Ia mengingatkan bahwa konflik sosial kerap muncul bukan karena perbedaan itu sendiri, melainkan karena cara pandang yang keliru.

“Perbedaan akan menjadi negatif apabila ada pemikiran-pemikiran yang radikal,” ujarnya.

Dalam konteks hukum, ia juga menekankan pentingnya pemahaman yang proporsional di masyarakat.

“Salah belum tentu jahat, jahat sudah tentu salah,” katanya.

Kejari Way Kanan mengajak warga LDII untuk aktif menyuarakan nilai toleransi dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Sebagai langkah konkret, Kejari menghadirkan berbagai program edukasi seperti “Jaksa Masuk Sekolah”, “Jaksa Masuk Pesantren”, dan “Jaksa Menyapa” guna meningkatkan literasi hukum serta mencegah berkembangnya ide-ide radikal.

Musda VI LDII Way Kanan sendiri mengangkat tema kontribusi organisasi dalam mewujudkan daerah yang mandiri dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045, serta dihadiri sejumlah tokoh daerah termasuk Bupati Way Kanan.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR