Ahmad Yani: GPM Jadi Upaya Pemdes Babakan Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako Murah.


BOGOR, Expose.com – Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (4/11/2026). Ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Sejumlah komoditas pangan yang disediakan bahkan habis terjual dalam waktu singkat.

Kegiatan tersebut merupakan realisasi program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Tahun Anggaran 2026 dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat.

Kepala Desa Babakan, Ahmad Yani, mengatakan pelaksanaan GPM merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya dalam menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

"Kami bekerja sama dengan PT Amripar sebagai vendor penyedia bahan pangan. Komoditas yang kami jual kepada masyarakat meliputi beras, minyak goreng, telur, gula, dan daging ayam," ujar Ahmad Yani, Rabu (4/11/2026).

Ia menjelaskan, komoditas yang dipasarkan telah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Rata-rata setiap jenis bahan pangan memperoleh potongan harga sekitar Rp3.000 sehingga harga jualnya lebih rendah dibandingkan harga pasar.

• Persediaan Pangan Tahap Pertama

Dalam pelaksanaan GPM tahap pertama, Pemerintah Desa Babakan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan rincian sebagai berikut:

- Beras sebanyak 1 ton.

- Telur sebanyak 3 kuintal.

- Gula pasir sebanyak 1 kuintal.

- Daging ayam sebanyak 1 kuintal.

- Minyak goreng sebanyak 500 liter.

Salah satu komoditas yang menarik perhatian masyarakat adalah beras premium yang dijual dengan harga Rp61.000 per kemasan 5 kilogram. Harga tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya lebih hemat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Selain itu, GPM diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat dan membantu mengendalikan laju inflasi daerah.

• Dijadwalkan Berlangsung Tiga Kali

Ahmad Yani mengungkapkan, pelaksanaan GPM di Desa Babakan merupakan program yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung sebanyak tiga kali dengan total alokasi bahan pangan mencapai 6 ton.

Adapun jadwal pelaksanaannya meliputi:

- Tahap pertama: 4 November 2026.

- Tahap kedua: 24 November 2026.

- Tahap ketiga: 29 Desember 2026.

"Kami menjadwalkan GPM sebanyak tiga kali penyelenggaraan. Pertama tanggal 4 November 2026, kedua 24 November 2026, dan ketiga 29 Desember 2026," jelasnya.


• PT Amripar Pastikan Ketersediaan Komoditas

Sementara itu, pengelola PT Amripar, Dindin Saprudin, mengatakan pihaknya telah memenuhi pesanan atau purchase order (PO) dari Pemerintah Desa Babakan sesuai kebutuhan pelaksanaan GPM tahap pertama.

"Kami menyediakan bahan pangan sesuai PO sebanyak 2 ton, terdiri dari beras 1 ton, telur 3 kuintal, gula 1 kuintal, daging ayam 1 kuintal, dan minyak goreng 500 liter," ungkap Dindin.

Ia menambahkan, PT Amripar juga menangani kegiatan GPM yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor melalui kerja sama dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa.

Untuk pekan ini, pihaknya dijadwalkan melaksanakan GPM di dua desa di Kecamatan Dramaga, yakni Desa Babakan pada Rabu (4/11/2026) dan Desa Neglasari pada Sabtu (7/11/2026).

• Apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor


Di akhir keterangannya, Ahmad Yani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade), atas dukungan bantuan keuangan yang memungkinkan program GPM terlaksana di Desa Babakan.

"Kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Desa Babakan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) atas bantuan keuangan yang diberikan untuk pelaksanaan GPM. Semoga program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.

(Ade) 



SPONSOR
Lebih baru Lebih lama