Sukawening Hidupkan Budaya Sunda melalui Pembangunan Dayeuh Pakuan Pajajaran.



BOGOR – Pembangunan Dayeuh Pakuan Pajajaran di Desa Sukawening, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, terus dikebut. Program yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Tahun Anggaran 2026 tersebut ditargetkan rampung dalam waktu beberapa hari lagi. 

Soheh, selaku TPK Dayeuh Pajajaran Desa Sukawening, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program prioritas Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) dalam menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Sunda di tengah masyarakat.

Menurut Soheh, pembangunan Dayeuh dipusatkan di antara Kampung Cimoboran dan Cibeureum Inpres, tepatnya menghubungkan wilayah RW 03 dan RW 09. Kawasan tersebut dirancang terintegrasi dengan desa wisata, jalan poros desa, serta fasilitas pengelolaan sampah.

Ia menjelaskan, pembangunan Dayeuh memiliki panjang sekitar 300 meter dengan melibatkan tujuh tenaga ahli dan delapan pekerja lokal. Pengerjaan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui pelibatan tenaga kerja setempat.

"Kami berharap pekerjaan pembangunan Dayeuh ini bisa selesai dalam 30 hari ke depan, sehingga pengajuan pencairan anggaran tahap kedua dapat segera kami sampaikan kembali kepada Pemerintah Kabupaten Bogor," jelas Soheh saat ditemui Selasa (3/11/2026).

Lebih lanjut, Soheh menegaskan bahwa pembangunan Dayeuh bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan memiliki tujuan lebih luas, yakni menghidupkan kembali identitas dan kebudayaan Sunda serta menjadi kebanggaan masyarakat Desa Sukawening.

"Kami berharap keberadaan Dayeuh Pakuan Pajajaran ini dapat menggugah kembali budaya Sunda di tengah masyarakat dan tentunya memberikan manfaat bagi warga," ujarnya.

Atas terealisasinya program tersebut, Soheh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) atas dukungan melalui BKK Akselerasi Tahun 2026.

Ia berharap pembangunan tersebut dapat memperkuat identitas budaya lokal, mendukung pengembangan desa wisata, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan melalui pengelolaan sampah. Hal itu sejalan dengan semangat Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang, Dramaga Tohaga, serta Desa Sukawening Tangguh.

(Ade) 

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama