WAY KANAN, Expose.co.id – Ketua IPSI Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum penting untuk menemukan bibit-bibit unggul yang akan menjadi andalan daerah pada level yang lebih tinggi. "Kami berharap seluruh pertandingan berjalan lancar, menjunjung tinggi sportivitas, dan yang terpenting tidak ada atlet yang mengalami cedera. Persaudaraan harus tetap menjadi nilai utama dalam pencak silat," ujarnya.
Menurut Machiavelli, kualitas atlet pencak silat Way Kanan selama ini cukup menjanjikan. Bahkan, daerah tersebut pernah melahirkan atlet yang mampu menembus Pekan Olahraga Nasional (PN) dan meraih medali emas. Prestasi itu, kata dia, menjadi motivasi besar bagi IPSI untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar lahir generasi pesilat yang mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan sendiri secara resmi telah membuka Kegiatan Porkab Seleksi Tingkat Kabupaten Way Kanan Cabang Olahraga Pencak Silat ini. Ajang seleksi tersebut diharapkan menjadi jembatan emas bagi para atlet muda untuk menunjukkan bakat terbaik mereka demi membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Way Kanan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, KONI, serta Pengkab IPSI Way Kanan atas kerja keras mereka dalam menyelenggarakan kegiatan seleksi ini. Bupati menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga fisik untuk meraih medali belaka, melainkan warisan budaya bangsa yang sarat akan nilai-nilai budi pekerti, mental spiritual, bela diri, dan seni. Melalui ajang PORKAB ini, pemerintah tidak hanya mencari pemenang, tetapi juga berupaya melestarikan jati diri bangsa.
"Kegiatan Seleksi PORKAB ini merupakan momentum yang sangat penting bagi dunia olahraga di Kabupaten Way Kanan, khususnya cabang olahraga Pencak Silat," demikian tertulis dalam dokumen sambutan tersebut. Juara dari even ini nantinya akan mendapatkan kehormatan untuk mewakili Kabupaten Way Kanan di tingkat Provinsi Lampung, baik dalam Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) maupun ajang tingkat Nasional.
Senada dengan semangat sportivitas tersebut, Ketua KONI Way Kanan, Indra Septa Purnama, S.H., menyampaikan kondisi pelaksanaan acara tahun ini. "PORKAB tahun ini kita adakan sesederhana mungkin karena anggaran kita terbatas, insyaallah walaupun sederhana tidak mengurangi kualitas kegiatan PORKAB ini," ungkapnya. Ia juga menambahkan ajakan penegas bagi seluruh peserta, "Saya mengajak kita semua bertandinglah secara sportif, junjung tinggi sportivitas."
Untuk menjamin kualitas seleksi yang adil, Bupati berpesan khusus kepada tim pemandu bakat, tim penilai, dan para wasit/juri agar menjalankan tugas dengan seadil-adilnya dan seprofesional mungkin. Langkah ini penting agar kontingen yang dikirim benar-benar siap secara fisik, teknik, dan mental untuk membawa pulang medali emas ke bumi Ramik Ragom.
Sementara itu, kepada para atlet pencak silat yang bertanding, Bupati mengingatkan untuk senantiasa memegang teguh filosofi dasar seorang pesilat, yakni "Semakin berisi, semakin merunduk". Para peserta diminta untuk tidak sombong saat meraih kemenangan dan tidak patah arang jika belum berhasil, serta selalu menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Menurutnya, menjaga persaudaraan dan kehormatan di atas matras adalah hal yang paling utama.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Forkopimda Way Kanan, Kadis Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayatno, S.STP., M.Si., Ketua KONI Way Kanan Indra Septa Purnama, S.H. didampingi Sekretaris Marison Silaen, S.Ip Bendahara M. Ali Komaini, S.H., Perwakilan Pengprov IPSI Lampung, Ketua Pengkab IPSI Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., serta para Ketua Perguruan Silat se-Way Kanan.


